ABSTRAK
Nyeri adalah suatu mekanisme produktif bagi tubuh yang timbul
apabila ada jaringan tubuh yang rusak yang akan menyebabkan seseorang
bereaksi, bayi baru lahir memiliki rangsangan nyeri lebih kuat dibanding
orang dewasa, dikarenakan bayi baru lahir masih memiliki sensitifitas
nyeri yang tinggi pada bayi baru lahir sering mengalami berbagai
prosedur invasif salah satunya adalah penyuntikan intra muskuler untuk
pemberian imunisasi hepatitis B sebagai pencegahan penyakit hepatitis.
Metode kanguru memegang peranan penting dalam memberikan asuhan
kebidanan untuk memberikan rasa nyaman, mengurangi stres dan nyeri pada
bayi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efektifitas metode
kanguru untuk mengurangi nyeri pada penyuntikan intra muskuler pada bayi
baru lahir di RS. St. Elisabeth Medan. Desain penelitian yang digunakan
adalah quasi eksperimen dengan besar sampel sebanyak 35 orang pada
kelompok intervensi dan 35 orang kelompok kontrol dengan metode
pengambilan sampel cara random sampling. Penelitian dilakukan Januari –
Mei 2010. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata rasa nyeri pada
kelompok intervensi 0,94 dengan SD 0,416 dari pada kelompok kontrol mean
1.46 dengan SD 0.505. Dari hasil uji statistik nilai P = 0,00 dapat
disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada rasa nyeri
antara kelompok intrvensi dengan kelompok kontrol. Bagi petugas
kesehatan metode kanguru dapat sebagai intervensi dalam memberikan
pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir.
Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian
Tampilkan postingan dengan label Efektivitas Metode Kanguru Mengurangi Rasa Nyeri Pada Penyuntingan Intramuskuler Pada Bayi Baru Lahir di RS.St. Elisabeth Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Efektivitas Metode Kanguru Mengurangi Rasa Nyeri Pada Penyuntingan Intramuskuler Pada Bayi Baru Lahir di RS.St. Elisabeth Medan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 April 2012
Selasa, 24 April 2012
Efektivitas Metode Kanguru Mengurangi Rasa Nyeri Pada Penyuntingan Intramuskuler Pada Bayi Baru Lahir di RS.St. Elisabeth Medan
ABSTRAK
Nyeri adalah suatu mekanisme produktif bagi tubuh yang timbul apabila ada jaringan tubuh yang rusak yang akan menyebabkan seseorang bereaksi, bayi baru lahir memiliki rangsangan nyeri lebih kuat dibanding orang dewasa, dikarenakan bayi baru lahir masih memiliki sensitifitas nyeri yang tinggi pada bayi baru lahir sering mengalami berbagai prosedur invasif salah satunya adalah penyuntikan intra muskuler untuk pemberian imunisasi hepatitis B sebagai pencegahan penyakit hepatitis. Metode kanguru memegang peranan penting dalam memberikan asuhan kebidanan untuk memberikan rasa nyaman, mengurangi stres dan nyeri pada bayi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efektifitas metode kanguru untuk mengurangi nyeri pada penyuntikan intra muskuler pada bayi baru lahir di RS. St. Elisabeth Medan. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan besar sampel sebanyak 35 orang pada kelompok intervensi dan 35 orang kelompok kontrol dengan metode pengambilan sampel cara random sampling. Penelitian dilakukan Januari – Mei 2010. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata rasa nyeri pada kelompok intervensi 0,94 dengan SD 0,416 dari pada kelompok kontrol mean 1.46 dengan SD 0.505. Dari hasil uji statistik nilai P = 0,00 dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada rasa nyeri antara kelompok intrvensi dengan kelompok kontrol. Bagi petugas kesehatan metode kanguru dapat sebagai intervensi dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir.
Nyeri adalah suatu mekanisme produktif bagi tubuh yang timbul apabila ada jaringan tubuh yang rusak yang akan menyebabkan seseorang bereaksi, bayi baru lahir memiliki rangsangan nyeri lebih kuat dibanding orang dewasa, dikarenakan bayi baru lahir masih memiliki sensitifitas nyeri yang tinggi pada bayi baru lahir sering mengalami berbagai prosedur invasif salah satunya adalah penyuntikan intra muskuler untuk pemberian imunisasi hepatitis B sebagai pencegahan penyakit hepatitis. Metode kanguru memegang peranan penting dalam memberikan asuhan kebidanan untuk memberikan rasa nyaman, mengurangi stres dan nyeri pada bayi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efektifitas metode kanguru untuk mengurangi nyeri pada penyuntikan intra muskuler pada bayi baru lahir di RS. St. Elisabeth Medan. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan besar sampel sebanyak 35 orang pada kelompok intervensi dan 35 orang kelompok kontrol dengan metode pengambilan sampel cara random sampling. Penelitian dilakukan Januari – Mei 2010. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata rasa nyeri pada kelompok intervensi 0,94 dengan SD 0,416 dari pada kelompok kontrol mean 1.46 dengan SD 0.505. Dari hasil uji statistik nilai P = 0,00 dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada rasa nyeri antara kelompok intrvensi dengan kelompok kontrol. Bagi petugas kesehatan metode kanguru dapat sebagai intervensi dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir.
Langganan:
Postingan (Atom)